CSR DAN ANTI KORUPSI

26 Apr 2013 admin CSR

Perkembangan CSR & Anti Korupsi 

  • Gerakan anti korupsi dalam bisnis mulai digagas pada tahun 1970–an oleh Konggres Amerika Serikat dengan mengenluarkan tahun The  Foreign Corrupt Practices Act (FCPA) 1977  untuk memerangi suap dan korupsi yang dilakukan oleh korporasi (MNC) di luar wilayah jurisdiksi Amerika.
  • Financial Action Task Force on  Money Laundering 1990,
  • OECD Anti-Bribery Convention 1997,
  • OECD Guidelines for Multinational Enterprises 2000
  • Wolfsberg Principles 2000,
  • United Nation Global Compact  (UNGC) 2000.
  • Business Principles for Countering Bribery 2002,
  • Amerika Serikat menetapkan undang-undang keuangan Sarbanes-Oxley Act 2002 (Sarbox) 2002.
  • OECD Principles of Corporate Governance 2004
  • UN Convention against Corruption 2003 (diperbaharui 2005).

Di Indonesia :

  1. Undang-Undang No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  2. Undang undang Money Loundry:
  • World Bank mencatat kasus korupsi dan suap dalam bisnis bernilai hampir 1 Trilyun dollar Amerika
  •  bangkrutnya Enron Corp
  1. Enron Corp yang merugi ratusan juta dolar. Enron Corp harus menanggung rugi lebih dari US$ 50 Milliar.
  2. Harga sahamnya turun hingga seperduaratus. Dana pensiun 7.500 karyawan habis karena untuk membeli sahamnya sendiri.
  3. Sistem akutansi yang korup adalah penyebab utama kebrangkutan Enron, Disusul kasus WorldCom, Global Crossing, Tycon dan Adelphia Inc
You might also likeclose